Aku dan Kamar

Aku dan Kamar

Jumat, 12 Mei 2017

Sedikit Tachycardia Buat Stefani, Gitulha Ya Kira2

Sedikit Tachycardia Buat Stefani, Gitulha Ya Kira2 


di Sydney Opera House, di sebuah perpus tua, di kitchen washing dishes, di tables serving rich sombong people tapi banyak kok yang b aja. dimanapun yang coba deh bayangin-
apakah lirik life's an odd job that she don't got the nerve to quit cukup untuk sebuah taciturn paling tak menguntungkan buat rindu tak tersampaikan
tentu saja tidak setiap saat
tentu
saja
tidak setiap waktu kangen mesti dibilang seperti tak saban jam juga puisi harus dibikin
kadang-kadang mengendap lalu dilupakan lebih enak dan pas banget (lagipula aku aries)
seperti onani tanpa bayangan
seperti doa tanpa permintaan
seperti itu
apakah tenane seperti itu? Hhhh..


apakah jadian kita tanggal 8 bisa dizodiakkan? Gak tau deh
Yeah it's just there
At the bottom of those spiral stairs
It's the World's Fair
The future's on display
In the still night
They turned on the electric lights
And the crowd cried out
Everyone looks so amazed
seperti https://genius.com/Conor-oberst-tachycardia-lyrics, seperti being and nothingness, di antara cemascemas yang sengaja diumbar, di antara rutinrutin tanpa ngaso
di antara oase
di antara oase
di antara jakarta setengah tujuh di antara lagu-lagu keras yang disetel pada semua mobil kena macet
di antara whatsapp grup keluarga dan berita indonesia lagi gawat banget
di antara yuk nabung yang semangat
di antara let God do the rest,
bolehlah sekali-kali I miss you like sungguhsungguh deh di blog biar keliatan asik
tapi apakah..? 
apa perlu kupotong jokja-jakarta sampe tinggal kebumen-kroya..


ehehee beneran nih.


(masih ongoing, beloman rampung..) Jokja 05 2017




Selasa, 02 Mei 2017

Mei May

Mei May


maka harus
aku memendam kesialan
seperti aku melipatlipat kemeja
memasukkannya pada koper, lalu mengacaknya lagi meski aku tidak ocd. aku hanya perlu semuanya in order dimulai dari warna paling gelap, sabun mandi, parfum banana republic, gelang nautica, anting-anting guess, hayo apalagi yang branded. beberapa yang bisa hand carry tidak mengapa sekalian di sini.


hm. lip balm lebah apakah dirimu cukup kunang-kunang untuk sebuah ciuman paling bayi di abad 21, coba pikir lagi. beberapa distance membuat tema-tema kesepian makin panjang. tapi tidak kepada mereka yang percaya, termasuk aku. apakah hal-hal begini cukup menghangatkan saluran on demandmu setelah seharian..


Salam,



2017

"That Thing That Keeps Me Awake" by Adrian Paanday

Past 23.23

Past 23.23


past like done past like done past more, more past no period
but ok
lemme lemme
drive it on, ride time on
feeling road every bit feeling dark that night like one of those nights, ya know
why Livermore couldnt take it no more, went to Woodlawn telling his maker don't postpone things because life's no period as people supposed, hashtag grateful hashtag happy hashtag couple hashtag goals
are u living today cin atau are u leaving tomorrow
watching gossip alfa gossip beta people talk girl talk girl talk
people often put their qntl down try not to erect so cheasily if u know my word let that sinks
past like done past like done past more, more past no period
but ok are u living today cin atau are u leaving tomorrow
lemme lemme
drive it on, ride time on
life ain't easy
but love is


is love



2017

"That Thing That Keeps Me Awake" by Adrian Paanday

I went to Your Town

I went to Your Town


of no tone no sing no song for 4,1 split seconds which was enough to make me a good space--
between here and yourself
afaik 2k17 in the year of our holy ghost


so i know that everything, maybe not every, but most of, 
is a summer ice cream. is logan via narita. is meeting u sweetly with no burden except wait... did u even ask me to hangout with all the laughters, because excuse you jealousy is hyper-real until things become yo nevermind. (lgpl ujan jugak..) 
Life is an inside jokes said conor, while
inside jokes are poetry, oh masak sih
poetry are glorified mediocrity
seperti katamu di telinga kiri?
biasa aja tau.. lgpl I don't belong to you vice versa


Minomartani 
2017


"That Thing That Keeps Me Awake" by Adrian Paanday

Rewrite Jet 101

Rewrite Jet 101


kamu mesti going back to that ganymede elegy episode, cowboy bebop, tentu saja
i just wanted to know why yang masam
segelas wine dan sececap asem time never stands still
sepiring leftover dan betapa enak menjadi hero diam-diam


malam. seperti pagi seperti siang
adalah em apa ya yang diulang-ulang, mampir ke iya juga ya sementara, sampai juga ke prek pada akhirnya. 


bukankah puisi itu panjang, puisi itu pendek. seperti art longa vita brevis tapi bukan. mencencang hidupmu ke sebagian urusan penting dan cinta-cintaan. begitulah tapi ora popo.


May 2017


 "That Thing That Keeps Me Awake" by Adrian Paanday

Sabtu, 08 April 2017

Q: apakah kamu sadar bahwa kamu adalah orang yang setengah-setengah (?)

Q: apakah kamu sadar bahwa kamu adalah orang yang setengah-setengah (?)


A: tentu saja. dan enak sekali menjadi orang yang setengah-setengah. aku bisa kapan saja membungkus malam et car songs et ringroad gelap et bangsat bajingan banget dim truk gandeng, memasukkannya ke dalam sebuah balon warna kuning, memandang wajahmu sedikit-sedikit, mendengar cerita sumir remajamu banyak-banyak, lalu memutarnya sekali lagi sebelum tidur. komplit seperti itu..


dan seperti orang mengisap helium, begitulah memang seharusnya cerita-cerita dikisahkan- ringan dan sumbang saja. maka aku akan memasuki mimpiku secara lambat sekali, seperti kura-kura galapagos menikmati asik bercinta di bawah kelapa bahama, seperti singa jantan menahan aum untuk ah sebentar deh kuhayati ini sabana, seperti naga misteri menikmati kesendirian dalam goanya, seperti itu.
maka demikian aku mengisahkannya buatmu;
apakah bandung akan sedingin dublin
atau apakah segala yang menyublim enteng saja untuk terlalu repot ditanya hei, kenapa sih?.. tentu saja tidak. sebab aku selalu menghemat pertanyaan, membuat kotak kecil atas itu, kemudian menyimpannya sendiri di bilik paling luwes dalam jiwaku. dan aku akan memakluminya sebagai kewajaran sebagaimana aku mewajarkan segalanya yang maklumlah, ya.


tentu pada banyak urusan aku memilih untuk tak ikut arus, untuk tidak perlu payah-payah berlari menarik baju dan memaksamu menoleh sebelum mengabarkan kabar-kabar yang aku pun tak ambil peduli.
tentu pada banyak urusan, aku memiliki hak memborong sepersekian detik ketersediaan waktu dari semesta bobrok yang dalam abad-abadnya kerap diterpa isu kiamat. gawat sekali..
tentu pada banyak urusan juga, aku memang memilih untuk menghindar dan pergi saja, ketimbang turut-turut bergaduh.
dan begitulah setengah-setengahku dalam seperempat abad kejayaan. tapi justru di situlah aku merasa utuh, di tempat yang setengah-setengah, a half finished whatever if you will. di situasi yang aku ingin sekali mengerti sebelum sadar tak ada perlunya.
karena begitulah enaknya lyf kadang-kadang, kamu bisa ringan hati menyetop lagu kesukaan di tengah-tengah reff. atau dengan khusyuk cum sadar penuh memutuskan tak melanjutkan bacaan ketika konflik sedang puncak-getirnya.
sebab di titik situ diriku berdaulat (hehe) atas banyak soal..


maka aku mengisahkannya sedikit buatmu, menceritakan ulang beberapa hal, supaya kamu tahu.



042017


Rabu, 29 Maret 2017

Maret

Maret

I giardini di Marzo, dari sini aku membalas suratmu. Kau tahu, Taman di bulan Maret.


Maaf baru bisa membalasmu, setahun bukan waktu yang panjang, terasanya. Begitu bukan? Boston menyenangkan. Beberapa kush membuatmu lupa pikir tapi selalu sukses mengantarmu ke palung-palung dalam bathinmu yang tak terselam. Sesuatu yang kosong dan kedap. Dalam riuh selalu ada sendiri yang paling, seperti cerita moksa. Seperti garis putih panjang yang membikin semua ruh menjadi tinggal kunang-kunang. Seperti sperma, seperti ovum, seperti spiral waktu dalam teori-teori gravitasi yang belum pecah. Seperti tak semua janji mesti ditepati, seperti itu. Kau menemukan sesuatu, aku tahu, meski engkau banyak kehilangan. Jangan lagi keluarkan paradoks dan alterite, aku sudah terlanjur kenyang. hahaha..


Conor Oberst dan hujan tipis mewarnai Soho yang panjang dan taman mas-mas penuh tatoo. Bau mariju yang dimana-mana makin mengantarkanmu ke suatu tempat. Burger di Fenway dan wangi pilu pupuk sintetis yang menguar terus pada awal April. Musim semi tempat persemayaman Ajax. Apakah Thai Tea di pojok Main Street meresemble Bangkok? Kembali ke motherland adalah upaya menyusup diri balik ke rahim, memahami gelap dan haha hihi di luar perut yang tak pernah sampai, usaha yang rubes tapi menenangkan dalam rangka mencari dan menata ulang. Kau pasti tahu maksudku, kan? meski tidak ada yang berantakan, dan tidak ada yang terasa sangat lowong pada permukaan paras yang cherish as fuck dan dongker biru parka banana republic bagi dinginmu yang menampar-nampar.


Kau tahu yang terjadi setelah Boston, New York, dan Karolina Utara. Spotlight di segala tempat dan tak pernah kaubayangkan tempat yang selalu memberimu rasa pulang akan tersorot begitu berkali-kali. 777-300 ER dengan goyang mencumbui Parismu yang lovely not, tepat di Le Mesnil Amelot. Alah..
Bukankah menyenangkan? Kau tahu rasanya, kan? Semuanya terjadi begitu cepat, dan kau tak pernah berenti membikin list tentang apa yang mesti kau raih dalam sekali hidup. Atau berkali-kali? oh sungguh.. kita tak perlu mikir serumit itu. Jangan-jangan hulu tulang jari kita ketika mengepal cuma dimaksudkan untuk menghitung genap ganjil hari dalam sebulan. Kenapa tak mengakui saja bahwa manusia begitu terbatas sehingga bolehlah hidup politik kita sekali-kali tidak chaotic, paham kan maksudku, diri.


Lagipula bertemu kau dalam surat setahun sekali cukup menjadi rutin yang kunanti. bukankah rindu tidak perlu mampir sering-sering? bukankah enteng saja mempunyai jarak dan beberapa jeda untuk menarik nafas dan menjaganya tetap menarik? Aku mencintaimu sebagaimana aku mencintaiku, sebagaimana kamu mencintaimu, sebagaimana aku mencintaiku dan kau mencintaimu artinya tentu aku mencintaimu sebagaimana aku mencintaimu, tapi apakah sebaliknya? Sedang dalam satu percakapan yang mengusik kau menyuruhku membayangkan penculikan dan planet sepi, tempat kau ingin dibawa lari.


Tentu, kau tahu masa lalumu. Kau tahu bahwa berkali-kali dia menelponmu. Menjadikan malam biasa bisa begitu penting dan yang nisbi jadi begitu runyam, atau itu cuma perasaanku? Kau merasakan juga, atau..?


Mari kita ngobrol enak saja soal Lucio Battisti, aku akan menceritakanmu soal ini. Soal Maret dan masa kecil yang terhimpit. Es krim yang sulit dicegat dan potongan-potongan scene dari masa kecilnya yang tak gampang dibendung. Es potong dan warna warni sirup orson, Klodran-Kricak dan nasi garam. Seperti yang berkali-kali kauyakini bahwa tak pernah merasakan susah adalah salah satu syarat utama menjadi pribadi rapuh. Che anno è che giorno è, questo è il tempo di vivere con te, le mie mani come vedi non tremano più. Kau tak perlu repot-repot mengundang kenang.. Tentang Battisti, kudengar dia terantuk pada kemiskinan, sebelum bangkit dan menjadikan lirik lagunya begitu redemtif. Sekali dalam hidupnya yang pendek, suaranya pernah digambarkan sebagai suara 'orang yang baru bangun tidur dan belum sempat minum kopi'. Betapa! Didi kempot dan sebuah wimcycle di bilangan Jatimulyo, keringat dan bagaimana siang bisa berubah begitu panjang. Tentang Taman di Bulan Maret, aku tidak tahu bahasa yang tepat- yang sanggup membuat around 50.000 Laziale menangis dalam kemenangan 4-0 atas Empoli di Olympico. Segagah itukah kesedihan? Atau jangan-jangan Berdyaev yang memenangkan pialanya, dengan mengatakan bahwa hidup ini seperti sodokan biliar sekalian bolanya yang saling memengaruhi dengan gerakan tak terduga dan tanpa aturan sekaligus. Jangan-jangan empat pemenang lomba foto bayi sehat di Matahari Mall yang diumumkan di Tribun dimaksudkan agar 5 tahun setelahnya seorang suntuk di angkringan tercerahkan harinya oleh muka ketawa penuh pipi pada luar bungkus nasi kucing yang akan segera dibuang. Siapa atau apa yang memaksudkan? aku takkan peduli tentang kenapa. Bukankah banyak jangan-jangan dalam angan ini, wahai diri.


Battisti, sebagaimana lagu tentang kanak-kanaknya yang serba kurang selalu berhasil membikin mataku lengas. Aku tidak tahu kenapa duduk di tempat aman selalu menarik gagasan-gagasan dalam pikiranku pada satu tempo dengan ritmik pelan, dan membuatku tak peduli beberapa jam selepasnya. Lantai atas prudential memotong keju biru mambu di antara dua tumpuk crackers, menuang gelas ketiga wine california, memandangi tulisan Citgo dan berbisik pada diri sendiri I did it. Or didn't I?


Awalnya aku ingin sekali melewati 25 dengan mengundang orang-orang, menari mabuk dan memberi khotbah tentang hidup yang sempurna. Memuntahkan Sartre, Freud, dan Gadamer sekali waktu. Throwing them up supaya kau tidak tahu dan aku bisa merasa lebih superior. Tapi O.. Belakangan aku makin tidak menemukan kenapa aku mesti merayakan banyak hal dengan gempita. Pan Metron Ariston, tentu saja. Everything in moderation.


Kau tahu, betapa cinta yang mentok tak pernah terasa gurih. Seperti puisi yang lahir dari beberapa masturbasi, seperti banyak sajak yang tak enak dibaca, seperti tolakan-tolakan yang pegas dari kaki anak-anak yang bersedia-siap-mulai pada ujian lompat jauh, seperti itu. Dari sudut-sudut juang selalu terbit cinta-cinta yang kuat. Apa yang kumakan ini nanti dan sorot mata mana yang akan memandangku paling dalam? Sehingga sadar betul dirimu bahwa hidup yang tak pernah dipertaruhkan memang takkan pernah pula dimenangkan. Apakah kau akan mendoakanku tahun ini dan berharap kau bisa membalasku lebih semarak di tahun depan?



Hopefully, cin. Selalu kunantikan balasanmu. Ciao !
-K




Kamis, 23 Maret 2017

Tomorrow I Will Make a Full Printed Tee

Tomorrow I Will Make a Full Printed Tee 


w/ saying on small calibri 24 both capital and bold. no italic, excuse me:
I will bet everything out of my pocket, just to get you in


so you could see it; before then giving me some middle fingers (which is ok) 
but to you (swear) I won't regret,
till st dymphna kicks us out, lyric video not available yet i know, is it really a relief (?) the thing on the opening far before chorus
because I am inspired by
going to the deli thing, get a coffee, imagining u were there (too), 
and I could give the middle fingers back peacefully


I will


let you alone be there enjoying yourself. 
ruminating every departure in your clumsy lyf


(and pls lemme enjoy my domestically-masturbated-not-so-poems)
hahaha
032017



Satu Monday Deleted Scene

Satu Monday Deleted Scene


bagaimana aku harus memulai ini kecuali dengan membayangkan hiruk pikuk airport semua boarding delayed dan apa saja yang menyertai kebosanan siang di jacatramu yang padat,


berapa orang menulis tentang jarak dan berapa persen yang gagal.
if u know how things better left unsaid maka itulah kenapa.


apakah lagulagu elephant kind cukup bagus untuk siang sebelum skin caremu yang kurang macho dan undangan membawakan acara diskusi di kampus terpelajar akademis fulla knowledge fulfilled and rich.. but seriously how empty



lemme know sir how people can be sitting for hours,
and how could be a young kid be so mature,
or how can somebody blablablablabla
how the why, why the how,
how the what and why the what
except what the how and what the why
after all


who cares
032017


Jumat, 17 Maret 2017

Exactly

Exactly


godean and every way of it
i mean if only i was that excited
of setiap kisah yang datang
almost 11 pm setelah into my arms
dan beberapa bowie yang tertinggal
apple pie juga soda tumpah di dashboard eh mau kemana kita?
apakah sedikit bangun pagi setelah alarm dan mengejar bis nomor 90 mesti disegerakan
atau apanih. maret april mei 25 30 well 60 adalah setahun yang diulang 60 kali. sebagaimana 100 jt adalah 1jtx100
dan tentu saja kita akan pesta perak dan mendapat cipikacipiki dari cucu yang handsome tak ketulung


tapi
apa kita perlu talking much sebelum menyakiti satu sama lain


dan tentu saja semua lagu adalah sebuah masa lalu



03172017


We Need

We Need


to
talk
we need


to bark
we need
to
weed
we need
to


seek
we
need to
meet
we


need to run
we


do
don't


we



032017


Selasa, 14 Maret 2017

Quarter Life of a Quarter Brain

Quarter Life of a Quarter Brain
: Ragil Wibawanto, lagunya, dan siapa saja after an hour looping "a half finished book"


gimme your best idea of
holding life
holding love
holding loss
holding no nothing. tapi okelah
ragil memilih memberi judul a half finished book pada concerto dalam pikirannya yang bangsat minta ampun
untuk karya semacam itu aku sudi payahpayah menghabiskan satu malam hanya untuk mengutuk sesuatu bernama kerelaan


satu buku tak rampung
dua buku tak rampung
kalimat apa yang kejam?
hidup mana yang lebih muram dari pergi dan merasa dicecer serupa deterjen tumpah
sedang kamarmu masih saja menawarkan bisu paling padat seperti sebatang cerutu raja isi kanabis. bisa kau bayangkanlah ya


sekiranya masih ada
sinar bulan di tengah sawah
bisakah kaugelar tikar,
usung piano,
dan memainkan itu sampai
subuh jelang dan padipadi makin dingin oleh ngantuk yang kejam
hhehehe


duh



Kricak Kidul
03132017



HmHmHm

HmHmHm


aku kenal betul susah tidur itu
bantalbantal yang ikut saja kiri kanan
seluruh gelap yang tak mau jadi hegelian,
tak mau memahami there being heidegger atau sedikit saja serpihan ontologi kierkegaard,
ngapain coba u pikir deh
ngapain (ndes) susah susah thinking this and that and u ended riped apart, fucked all the way up hahaha
untung beberapa pacar baik tenan
bersikap mulia nan ludira mengapus lukaluka
menyusun kepingkeping puzzle sampai voila aih sudah purna-
membentangkan layar meneropong ombak
dan menantang nasib. membisik, eh hidup cepat dan nirmakna ini arungi bareng mari yuk
merapal doa juga nama-nama daerah jakarta; bidara cina harmoni lalu gondangdia
sebelum menutupnya dengan i love you i need u here and now, don't even dare to leave me alone
coba deh kaubayangkan.. sedap ora?


hhehehe :*



Maret 2017



opqrstuvwxyz

opqrstuvwxyz


aku bisa maklum
kepada pikiran-pikiran itu;
burung-burung guyub pohon a pergi ke dahan pohon b dan berakhir di pohon hij klmn atau manapun saja ia mau. tanpa sayang tanpa buat sarang
sarung dan surungsurung..
terbang mengitar dan memudar
the fuck i might curse, but ok


sebab setiap burung memiliki pertimbangannya sendiri, memiliki kedangkalan pikirnya sendiri, memiliki gegas-buruk putusan bathinnya sendiri, memiliki ujub-ujub yang tak kita tahu kecuali bahwa memang setiap yang dirumangsakan berhak untuk tak rumangsa.
tahu kan maksudku


lagipula ini bukan poetry if u may
maka baik juga
karepmu itu
(cuk)


jiwa yang tawar dan jurus para pendekar
atau apapun saja yang membuatmu tangguh
untuk bertahan cukup sebelum datang rasa kecewa.
disepelekan dan beberapa tulisan-tulisan jangan marah dong yang memuluhlantakkan


tapi yaudah deh
apakah hidupmu perlu sense of whatever whatever
hhh


kurasa ora juga




Maret 2017


Senin, 06 Maret 2017

Dunia Butuh Kebencian

Dunia Butuh Kebencian


dan kebencian terhadapku darimu tidak akan banyak merusakmu, merisakku apalagi. beberapa hal berlalu dengan alami, tumbuh secara indah, mekar di antara rasa percuma


maaf tidak perlu, oh maaf itu perlu
maaf saja cukup, oh atau tidak?
beberapa hal di bumi kita ini tak memerlukan banyak ilmu, sebab kita mesti bergunjing, bergulat satu dan mengalahkan yang lain. untuk sampai ke bulan menyanyi space oddity seperti pak chris hadfield
memendam waktu dan cinta
banyak-banyak, hanya untuk merasa makin jauh.. demi cnn demi fox demi cbs tapi crap tidak demi nbc
tidak demi mandy moore dan milo ventimiglia
tidak perlu menabung kangen sebab mana mungkin ia berbunga,
mungkin sedikit sesal perlu juga
seperti pala dalam kuah kuning masakan mama.


inilah maret, tempat ottoman takluk dengan keras
kepada inggris yang mengarap taklid
juga sumbang-sumbang quarter life di samping anggur dan beberapa pertanyaan
yang tentu sudah bisa kujawab sejak lama sekali
sebab aku memilih mencari das-sein, ketimbang berbajik-bajik menyayang
dirimu


hhhh tf (??)


we are 2017 and it's now



Musim Hujan

Musim Hujan


tidak ada senja, blabla, and other stories.
tapi aku menikmati kopi ibu--
di situ aku berdiam dan mengamati solid halaman luar. alpukat pare lidah buaya dan taneman lombok.
membayangkan bila saja kali ini aku tidak di pulau jawa.
tapi di kuba menikmati rum dan beberapa batang sigar havana, yang padat. kesat. disesap dalam-dalam di beranda depan hampar ketapang. amboi


sayang cuma
hujan. tiada senja tapi kopi


mereka
membuatmu melek, segala kenangan enak saja bergerombol datang tanpa ketuk seiring tetes air di bocor genteng.
papa.. papa. tambal-tambal mereka esok hari, please. atau cat ulang, kumohon or i'll do it myself when time is right


sedang
bukankah benci mudah sekali terarah ke tempat banyak orang suka membicarakannya.
dan menurunkan maksud puisi-puisi atau prosa atau cerita-cerita yang dibuka dengan hujan atau senja, atau kopi, atau kenangan sampai tiada sampai maksud bagusnya. alamak asik.. betapa romantisme perlu ditetak lantas dikuliti,
lagi pun peradaban tidak selalu terbentuk dari hal manis


semua itu
tak terlalu berlaku buat sedih, sebab kesedihan rata dibagi kepada siapapun
dalam banyak urusan. gembira susah dan macam-macam


hujan senja dan kopi. kenangan
tentu saja.




puisi jelek
sekali waktu


Kricak Kidul
032017


Selasa, 28 Februari 2017

Truth Is

Truth Is


I started to think how can we cope
how do we operate
how on earth
how you and i
how

satu dua tiga empat
sampai kesekian. dalam pencarian tiket murah dan oh cin
apakah aku terlalu lemah terhadap film drama? sehingga aku memerlukan stop pada beberapa bagian yang mengusik.
thanksgiving turkey dan beberapa cerita tentang mayflower
o.. if i were you, tentunya
if i were anyone, really-
I need no escape of reality that sucks me deep like a long rhythm on one long alternative rock song 11:24 + 3:51 advertisement
bad, right.. i know


truth is,
people no watching you karena you're not that big anyway


tapi cinta kita is


2017 sometime after banjir2



Minggu, 19 Februari 2017

IKR

IKR


I know you are bored
to death waiting my update
clicking web address and checking it out between watching semi porn or a self talk about wars and politics until burning popcorn. but not much satisfaction except sounds of a dang. why this boring boring reading never comes
reflecting my life through his
and leveling up my face mask
shadow of happiness,
better than to say it just a pseudo-
like you are talking to habermas for hours just to understand nothing but ego. is this a lol? because I won't call it rotfl. Don't get fed up with the news ! because if u don't exist all the news vanished. like this heavy rain in the next 15 hours. I am not an existentialist, prolly my mom is.


steamy steamy I like my coffee no milk would it still be creamy? better no ask questions cause it costs too much of lime except you must replace the L with a T. T stands for tommy, exactly.


bolehkah aku menyudahinya dan melanjutkannya besok lagi
jika
ide
mengusik laparku lagi
hhe

2017


Senin, 16 Januari 2017

2017 It Is

2017 It Is


I picked your call up
voice that I couldn't remember well
until it's done. I am not even sure about it

                    12
            ..      • --> 3
                     ..


Begitulah cerita yang biasa saja
sedikit omong banyak denial
kita berpura-pura seperti gula-gula dalam darah orang-orang diabet
manis manis memberi bercak
cak cak memacak diri dan berdecak, ah aku tahu di antara kita tidak ada perlunya. cinta cinta seperti yang mana? seperti apa? masa' sih?
.
.
.
sebab tahun lama mengajari kita
bagaimana menyakiti satu akan kembali pada menyakiti lainnya
dan tidak perlu kita bersedih yang terlalu. did I sound like lecturing you too much, like we used to bisikbisik I miss you except not really?


lantas I hanged the phone up,
kurasa begitulah asiknya


Kricak Kidul
2017

Mengingat Andala (dan Marx, dan beberapa mixed feelings)

Mengingat Andala (dan Marx, dan beberapa mixed feelings)


di antara putih salju dan angin kencang yang akan segera
masuk ke tubuhmu
di antara rudin kota dan kerja yang rutin menyapa 11.27 malammu,
di situlah tuhan mungkin sahaja hadir dalam lampu kuning cafe sepi
dua sendok bubuk arabika yang sudah digerusi kapulaga-
betapa sedap. kalau dapur belum tutup biar aku pesan juga sunny side up jangan terlalu matang.


bukankah tak henti kita minta pertolongan? dari ketiadaan menjadi ada. dari ketakberpunyaan jadi keberuntungan yang memihak. lihatlah, the capital city of a joyful life is here. dalam irama tiga musik byzantine yang dinyanyi meletios.
barangkali kabarnos akan bangkit dari kabut, mengambil shovel dan menyingkirkan gumpal es di kiri kanan. cuma untuk mendengar beberapa cengkok yang mengingatkannya pada istanbul-stin poli. kota yang hilang dan eksodus para yunani dari constantinopel yang dijarah. digawat-gawatkan kemenangannya oleh neo mongol botak yang menyerukan surga has been booked by agamanya. agama dia.


hehehe. what the heck?



11172017




Boy

Boy


kita menari berpeluh dan menyumpahnyumpah betapa tahun bisa bersikap sangat menggemaskan
kita terlipat dalam zaman, waktu yang seperti kasur fleksi
mudah ditekuk dibikin kecil dan digelar secara mana suka


aku.. aku mengepal dan mengangkat tangan
engkau, melihat mataku matanya dan mata-mata lain
matraman.. kita semua menyanyi matraman
tenggelam dalam gin tonic dan banyak bir, ojo ndugap dulu, sayup sayup kudengar orang ngomong tanpa gonggong anjing
semua kepala ialah preacher
guru-guru palsu bagi zaman akhir yang terus digaung sejak 1800an.
tapi mari berdansa


O Boy,



11152017


Oh Tentulah,

Oh Tentulah,


semua orang punya rahasianya masing-masing
sesuatu paling sunyi dalam ceruk jiwa mereka, yang bahkan bumbu kuning pun tidak boleh rasuk-
untuk setiap itu, dalam dirimu, aku akan setia. senantiasa menunggu di luar pintu
di tepi waktu
di tempat yang aku tak akan menciummu dengan sengaja
dan cinta, seperti yang kaubayangkan dan kita kenang dengan segala jungkir balik


adalah air hujan
yang tetap tinggal
dalam kawanan gumpal awan


not so cilche, is it (?)


01162017